Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020

HEMATOLOGI I : Pembekuan Darah dan Antikoagulan

Hematologi adalah suatu sistem yang tersusun atas darah dan tempat darah di produksi,termasuk susmsum tulang dan nodus limpa. Darah berbeda dengan organ lain karena berbentuk cairan di dalam tubuh. Darah adalah komponen esensial makhluk hidup yang berada dalam ruang vaskuler, karena perannya sebagai media komunikasi antar sel ke berbagai bagian tubuh dengan dunia luar karena fungsinya membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan dan karbondioksida dari jaringan ke paru-paru untuk dikeluarkan, membawa zat nutrien dari saluran cerna ke jaringan kemudian mengantarkan sisa metabolisme melalui organ sekresi seperti ginjal, menghantarkan hormon dan materi-materi pembekuan darah Dua komponen utama darah yaitu : 1. plasma darah tersusun atas air elektrolit dan protein darah 2. Butir butir darah (blood corpuscles) tersusun atas eritrosit,leukosit dan trombosit  Darah adalah komponen esensial makhluk hidup yang berada dalam ruang vaskuler, karena perannya sebagai media komunikasi antar sel ke ...

ANTIHISTAMIN (II) Turunan Propilamin dan Turunan Fenotiazin

Gambar
Antihistamin adalah obat yang dapat mengurangi atau menghilangkan kerja histamin dalam tubuh melalui mekanisme penghambatan bersaing pada sisi reseptor H1, H2 dan H3. Efek antihistamin bukanlah suatu reaksi antigen-antibodi karena tidak dapat menetralkan atau mengubah efek histamin yang sudah terjadi. Antihistamin pada umumnya tidak dapat mencegah produksi histamin. Antihistamin bekerja terutama dengan menghambat secara kompetitif (bersaing) interaksi histamin dengan reseptor histaminrgik. Penggolongan Antihistamin : Berdasarkan hambatan pada reseptor spesifik, antihistamin dibagi menjadi 3 golongan yaitu : Antagonis H1 terutama digunakan untuk pengobatan gejala-gejala akibat reaksi alergi . Antagonis H2 digunakan untuk mengurangi sekresi asam lambung pada pengobatan penderita tukak lambung. Antagonis H3 belum digunakan untuk pengobatan, masih dalam proses penelitian lebih lanjut tetapi kemungkinan berguna dalam pengaturan system kardiovaskular, pengobatan alergi, dan kelainan mental. ...

ANTIHISTAMIN

Histamin adalah senyawa normal yang ada dalam jaringan tubuh, yaitu pada jaringan sel mast dan peredaran basofil, yang berperan terhadap berbagai fisiologis penting. Histamin dikeluarkan dari tempat pengikatan ion pada kompleks heparinprotein dalam sel mast, sebagai hasil reaksi antigen-antibodi, bila ada rangsangan senyawa alergen. Histamin cepat dimetabolisis melalui reaksi oksidasi, N-metilasi dan asetilasi. Sumber histamin dalam tubuh adalah histidin yang mengalami dekarboksilasi menjadi histamin. Histamin menimbulkan efek yang bervariasi pada beberapa organ, antara lain yaitu :  1. Vasodilatasi kapiler sehingga permeabel terhadap cairan dan plasma protein sehingga menyebabkan sembab, rasa gatal, dermatitis, dan urtikaria. 2. Merangsang sekresi asam lambung sehingga menyebabkan tukak lambung. 3. Meningkatkan sekresi kelenjar. 4. Meningkatkan kontraksi otot polos bronkus dan usus. 5. Mempercepat kerja jantung. 6. Menghambat kontraksi uterus. Efek diatas umumnya merupakan fenome...